-->

16/09/2026

Satlantas Polres Lumajang Gelar Bakti Kesehatan untuk Driver Ojol


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menggelar bakti kesehatan bagi para pengemudi ojek online (ojol) di Klinik Dokkes Polres Lumajang, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026. Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi dan kemitraan dengan komunitas pengemudi ojol.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno. Para pengemudi ojol mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan kesehatan tersebut ditujukan untuk memastikan kondisi fisik para pengemudi tetap prima saat menjalankan aktivitas dan melayani masyarakat di jalan raya.

AKP Bayu mengatakan, kesehatan pengemudi menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan karena mereka memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan banyak waktu di jalan.

“Kami ingin memastikan para driver ojol dalam kondisi sehat dan prima ketika beraktivitas di jalan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para pengemudi yang setiap hari membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bayu.

Menurut dia, kondisi fisik pengemudi dapat berpengaruh terhadap keselamatan selama berkendara. Karena itu, pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat membantu pengemudi mengetahui kondisi tubuhnya sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, para driver ojol juga mendapatkan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga kondisi tubuh, berkendara dengan tertib serta mengutamakan keselamatan selama berada di jalan.

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap para driver ojol dapat menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Bayu.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan komunitas ojek online.

Komunitas ojol dinilai memiliki peran penting karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dan kondisi lalu lintas setiap hari.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun hubungan kemitraan yang semakin harmonis dan humanis antara Polri dengan komunitas ojol,” katanya.

Bayu berharap kegiatan bakti kesehatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para pengemudi ojol sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan dan keselamatan berkendara.

Kegiatan bakti kesehatan dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Para driver ojol juga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar Satlantas Polres Lumajang.

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini pun dimanfaatkan Satlantas Polres Lumajang untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, termasuk kelompok pekerja yang memiliki aktivitas tinggi di jalan raya.

Kenang Jasa Pahlawan, Satlantas Polres Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa



Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang melaksanakan ziarah makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Rabu (16/9/2026) sore.

Kegiatan bertajuk Polantas Ziarah tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Ziarah menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian bagi anggota kepolisian.

Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Selanjutnya, peserta ziarah melaksanakan upacara dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, kegiatan ziarah tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara.

Menurut dia, momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh personel Satlantas untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan. Semangat pengabdian mereka menjadi teladan bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” kata Bayu.

Ia menambahkan, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas.

“Semangat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 kami jadikan motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Bayu berharap, semangat penghormatan kepada para pahlawan tidak berhenti dalam kegiatan ziarah. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

“Harapannya seluruh personel semakin meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, sehingga keberadaan Polantas benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ziarah berlangsung dengan khidmat dan diikuti personel Satlantas Polres Lumajang. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Kabupaten Lumajang.

14/09/2026

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Lumajang Bagikan Sembako untuk 50 Pengemudi Ojol


Kasat lantas berikan paket sembako ke ojol

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 50 pengemudi ojek online (ojol), Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Satlantas Polres Lumajang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara.

Bantuan sembako diberikan kepada para pengemudi ojol yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari aktivitas di jalan.

Para penerima bantuan menyambut baik kegiatan tersebut. Bantuan dinilai cukup membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah tuntutan ekonomi keluarga.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, penyaluran bansos merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam momentum peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara.

"Tujuan pelaksanaan bantuan sosial kepada pengemudi ojek online dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sebagai wujud kepedulian sosial Polri untuk meringankan beban ekonomi masyarakat," kata Bayu.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan. Satlantas Polres Lumajang juga ingin memperkuat hubungan dengan komunitas pengemudi ojol yang selama ini menjadi bagian dari mitra kepolisian.

Bayu mengatakan, komunikasi dan sinergi dengan para pengemudi ojol penting untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.

"Selain itu, kegiatan ini untuk mempererat kemitraan dan sinergi antara Polantas dengan komunitas pengemudi ojol dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcarlantas," ujarnya.

Dia menambahkan, pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi di jalan raya. Karena itu, keberadaan mereka juga dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib.

"Melalui bansos ini kami ingin memperkuat semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan antara Polri dengan rekan-rekan Paguyuban Ojol Lumajang," kata Bayu.

Ketua Paguyuban Ojol: Bantuan Sangat Berarti

Ketua Paguyuban Ojek Online Lumajang (POOL) Yoni Febrianto mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Satlantas Polres Lumajang kepada para pengemudi ojol.

Menurut Yoni, bantuan sembako tersebut memiliki manfaat langsung bagi para pengemudi karena dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

"Alhamdulillah, adanya bansos ini mengurangi beban ekonomi kami. Terima kasih kepada Satlantas Polres Lumajang yang telah membantu," ujar Yoni.

Dia berharap perhatian dan komunikasi antara kepolisian dengan komunitas ojol dapat terus terjalin. Menurutnya, hubungan yang baik antara kedua pihak juga penting untuk mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di jalan.

Yoni juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran lalu lintas Polri atas kepedulian yang diberikan kepada komunitas pengemudi ojol.

"Semoga ke depannya Korlantas semakin cemerlang dan lebih baik lagi," katanya.

Peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara tersebut menjadi momentum bagi Satlantas Polres Lumajang untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat, sekaligus membangun sinergi dengan komunitas pengemudi ojol dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan.(imam) 

12/09/2026

Api Membakar Savana Blok Pengol Bromo, Polres Probolinggo Bergerak Padamkan Karhutla


Probolinggo, (Onenewsjatim)-
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kali ini, kebakaran terjadi di kawasan savana Blok Pengol yang berada di sekitar Bukit Teletubbies. Titik api mulai terlihat sejak Kamis (10/9/2026) sore.

Polres Probolinggo Polda Jawa Timur langsung menerjunkan personel gabungan untuk membantu proses pemadaman dan mencegah api meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan respons cepat serta kerja sama lintas instansi.

“Kami akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam penanganan karhutla. Bersama-sama kita lakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak semakin meluas,” kata Rizki, Sabtu (12/9/2026).

Selain mengerahkan personel, Polres Probolinggo juga menggunakan armada yang telah dimodifikasi menjadi kendaraan tangki air.

Kendaraan tersebut memiliki kapasitas sekitar 1.000 liter dan digunakan untuk mendukung pasokan air bagi petugas pemadam, terutama di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan biasa.

Armada tersebut bergerak menuju titik-titik yang membutuhkan suplai air. Kondisi medan yang berada di kawasan perbukitan dan savana menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.

Petugas juga harus menghadapi vegetasi yang relatif kering serta embusan angin yang berpotensi membuat api lebih cepat menjalar.

Personel gabungan dari kepolisian bersama instansi terkait dan relawan terus melakukan pemadaman, penyisiran, serta pemantauan di sekitar lokasi kebakaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api baru yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Di sisi lain, kepolisian juga meningkatkan patroli di kawasan wisata sekitar Gunung Bromo. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi aktivitas masyarakat maupun wisatawan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Polres Probolinggo mengimbau wisatawan dan pelaku wisata mematuhi ketentuan pembatasan akses yang diberlakukan selama proses penanganan karhutla.

Masyarakat juga diminta tidak memaksakan diri memasuki kawasan terdampak sebelum dinyatakan aman dan dibuka kembali oleh otoritas berwenang.

Rizki mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga kawasan TNBTS dan segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api.

“Peran aktif masyarakat sangat penting. Mari bersama-sama menjaga kawasan TNBTS dan segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” ujarnya.

Hingga Sabtu (12/9/2026), personel gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik untuk mencegah api kembali muncul dan meluas ke kawasan hutan.

11/09/2026

Kenalkan Rambu dan Pentingnya Helm, Satlantas Lumajang Edukasi Pelajar TK/SD


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Edukasi keselamatan berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Kesadaran tertib lalu lintas justru perlu ditanamkan sejak usia dini.

Hal itu dilakukan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Lumajang melalui program Polisi Sahabat Anak. Kali ini, sejumlah peserta didik TK/SD Alethea Lumajang mendapat edukasi keselamatan berlalu lintas saat berkunjung ke Kantor Satlantas Polres Lumajang, Jumat (11/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diajak mengenal berbagai aturan dasar berlalu lintas dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak.

Anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Lumajang, Aiptu Rima Mayangga Rivasari, menjadi salah satu petugas yang memberikan edukasi kepada para peserta didik.

Rima mengenalkan sejumlah rambu-rambu lalu lintas sekaligus menjelaskan makna dan fungsi rambu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan ketika menjadi penumpang sepeda motor.

Salah satunya dengan menggunakan helm yang sesuai dan dipasang secara benar ketika dibonceng orangtua maupun orang dewasa.

“Edukasi tertib lalu lintas ini kami berikan sejak dini agar anak-anak memahami bahwa keselamatan merupakan hal yang paling utama saat berada di jalan,” kata Rima.

Menurutnya, anak-anak merupakan bagian penting dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

Meski belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor sendiri, mereka perlu mengetahui aturan dasar keselamatan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan ketika mereka menjadi pejalan kaki maupun penumpang kendaraan.

“Harapannya, anak-anak bisa memahami pentingnya menggunakan helm dengan baik dan benar serta mengenal rambu-rambu lalu lintas. Mereka juga bisa mengingatkan orangtuanya untuk selalu mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Dikenalkan Mekanisme Penerbitan SIM

Selain mengenalkan rambu lalu lintas dan keselamatan berkendara, petugas juga memberikan gambaran mengenai tata cara dan mekanisme penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pengenalan tersebut dilakukan sebagai bagian dari edukasi agar anak-anak mengetahui bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor harus memenuhi persyaratan dan memiliki kemampuan berkendara sebelum mendapatkan SIM.

Suasana edukasi dibuat interaktif sehingga peserta didik tidak hanya mendengarkan penjelasan petugas, tetapi juga diajak berkomunikasi mengenai berbagai situasi yang mereka temui di jalan.

Dalam kesempatan tersebut, Unit Kamsel Satlantas Polres Lumajang juga membagikan brosur imbauan tertib lalu lintas kepada kepala sekolah dan guru.

Brosur tersebut diharapkan dapat menjadi bahan edukasi lanjutan di lingkungan sekolah maupun disampaikan kembali kepada orangtua peserta didik.

Rima mengatakan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, edukasi tidak hanya menyasar pengendara, tetapi juga lingkungan keluarga dan sekolah.

“Sekolah dan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan anak. Ketika sejak kecil sudah dibiasakan tertib dan mengutamakan keselamatan, diharapkan kebiasaan tersebut terbawa sampai mereka dewasa,” katanya.

Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Lumajang menekan angka pelanggaran lalu lintas dan meminimalkan fatalitas korban kecelakaan.

Edukasi secara berkelanjutan diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Dengan meningkatnya pemahaman sejak usia dini, Satlantas Polres Lumajang berharap tercipta budaya keselamatan di jalan sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di Kabupaten Lumajang.

Bagi para peserta didik, kunjungan tersebut bukan sekadar mengenal tugas polisi. Mereka juga mendapat pelajaran penting bahwa tertib berlalu lintas merupakan bagian dari menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

08/09/2026

Kasat Samapta Polres Lumajang Tekankan Disiplin dan Kewaspadaan Personel


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto meminta seluruh personelnya meningkatkan disiplin, kewaspadaan, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas kepolisian.

Penekanan tersebut disampaikan Agus saat memimpin apel pengarahan pimpinan (APP) kepada personel Sat Samapta Polres Lumajang di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (8/9/2026).

Dalam arahannya, Agus mengingatkan anggota agar menghindari segala bentuk pelanggaran, terlebih tindak pidana yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi Polri.

"Selalu jaga kekompakan, keselamatan dan kesehatan. Hindari pelanggaran, apalagi tindak pidana," ujar Agus.

Ia juga meminta personel aktif memantau perkembangan situasi keamanan, baik kejadian yang terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang maupun informasi dari luar daerah yang berpotensi berdampak terhadap situasi kamtibmas.

Menurutnya, kewaspadaan tidak hanya diperlukan ketika anggota sedang bertugas, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Agus mengingatkan personel untuk turut mengingatkan keluarga agar memarkir kendaraan di lokasi yang aman serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan pencurian kendaraan bermotor.

"Anggota harus selalu waspada. Keluarga juga diingatkan untuk memarkir kendaraan di tempat yang aman dan menggunakan kunci ganda," katanya.

Selain itu, Agus menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik. Kesehatan personel dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesiapan anggota menjalankan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kanit Obvit memberikan atensi terkait kedisiplinan personel, khususnya dalam pelaksanaan poros pagi. Anggota diminta hadir tepat waktu untuk mengantisipasi keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam APP tersebut, personel yang tidak dapat mengikuti apel juga diminta segera melaporkan ketidakhadirannya kepada perwira maupun Kasat Samapta.

Kasat Samapta juga memberikan arahan terkait persiapan pelatihan Dalmas yang akan dilaksanakan pada Kamis (10/9/2026).

Selain kesiapan fisik, personel juga diminta mempersiapkan kemampuan dasar kepolisian, termasuk pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya.

Sementara personel yang disiagakan untuk mengikuti kegiatan peninjauan kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ranu Pane diminta mempersiapkan diri dan menjalankan tugas sesuai arahan.

Agus juga menekankan kepada anggota penjagaan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap tamu yang masuk ke Mapolres Lumajang, termasuk memperhatikan aktivitas keluar-masuk pimpinan.

"Disiplin dalam pelaksanaan tugas harus menjadi perhatian seluruh personel. Setiap anggota harus memahami tugas dan tanggung jawabnya serta tetap waspada dalam setiap situasi," tegas Agus. (Mam) 

07/09/2026

Polres Lumajang Edukasi Ratusan Pelajar soal AI dan Tertib Berlalu Lintas


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Polres Lumajang memberikan edukasi kepada ratusan pelajar SMA PGRI Lumajang mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sekaligus pentingnya tertib berlalu lintas.

Kegiatan yang melibatkan Satuan Binmas dan Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang tersebut berlangsung di Hall SMA PGRI Lumajang, Senin (7/9/2026).

Dalam kegiatan itu, PS Kasat Binmas Polres Lumajang Iptu Irdani Isma memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi AI dan pentingnya memiliki literasi digital yang baik.

Irdani mengatakan, perkembangan AI harus diikuti dengan kemampuan generasi muda untuk menggunakan teknologi secara cerdas, bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

Menurut dia, AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung proses belajar, meningkatkan kreativitas, hingga membantu pelajar mengembangkan kemampuan diri.

"Para siswa perlu memahami perkembangan kecerdasan buatan serta memiliki literasi digital yang baik di tengah pesatnya kemajuan teknologi," kata Irdani.

Ia menekankan, kemajuan teknologi tidak cukup hanya diikuti dengan kemampuan menggunakan berbagai aplikasi berbasis AI. Para pelajar juga perlu memahami manfaat, risiko, serta batasan dalam penggunaannya.

"Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab. Para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami manfaat, risiko, serta batasan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Irdani berharap edukasi tersebut dapat mendorong pelajar menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memiliki karakter dan tanggung jawab dalam menggunakan AI.

"Bijak menggunakan teknologi, cerdas memanfaatkan AI, dan tetap berkarakter dalam setiap langkah," tambahnya.

Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Selain edukasi mengenai AI, Polres Lumajang juga memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada para siswa.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno memberikan pemahaman mengenai cara aman dan selamat saat berangkat maupun pulang sekolah.

Materi yang disampaikan antara lain cara menggunakan helm yang benar dan aman, termasuk bagi pelajar yang dibonceng menggunakan sepeda motor.

Para siswa juga dikenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas serta diberikan pemahaman mengenai sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh pengguna jalan.

Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Lumajang juga mengingatkan pelajar mengenai larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya pada kondisi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Petugas turut membagikan brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas kepada para siswa. Edukasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan angka pelanggaran sekaligus meminimalisasi fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

"Keselamatan di jalan harus menjadi perhatian bersama. Kami memberikan edukasi kepada para pelajar agar memahami aturan lalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara maupun ketika dibonceng," kata Bayu.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, khususnya helm standar, serta mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian helm oleh Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno kepada sejumlah siswa SMA PGRI Lumajang.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Lumajang berharap edukasi tentang teknologi dan keselamatan berlalu lintas dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cakap memanfaatkan perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keselamatan dan aturan di ruang publik.

Dengan demikian, pemahaman literasi digital dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar diharapkan turut mendukung terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di Kabupaten Lumajang. (Imam) 

Antisipasi Antrean Mengular, Sat Samapta Polres Lumajang Pantau SPBU Labruk Lor


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi perhatian aparat kepolisian menyusul meningkatnya antrean kendaraan yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM).

Sat Samapta Polres Lumajang turun langsung melakukan pemantauan di SPBU Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Senin (7/9/2026) siang.

Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan hingga mengganggu arus lalu lintas di jalan raya. Polisi juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya penimbunan BBM.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan BBM jenis Pertalite di SPBU Labruk Lor masih aman.

"Untuk sementara, BBM jenis Pertalite masih aman bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Agus saat ditemui di SPBU Labruk Lor, Senin.

Menurut dia, antrean kendaraan memang terlihat di dalam area SPBU. Namun, antrean tersebut belum sampai mengular ke jalan raya.

"Alhamdulillah untuk SPBU Labruk Lor sementara masih terpantau. Masih ada antrean di dalam SPBU, belum mengular ke jalan raya," ujarnya.

Agus mengatakan, kehadiran personel di lokasi juga untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang berpotensi menyebabkan kemacetan.

Terlebih, SPBU Labruk Lor berada di jalur yang dilalui kendaraan di jalan nasional wilayah Kabupaten Lumajang.

"Kita hadir untuk mengantisipasi kemacetan, termasuk memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang melintas di jalan nasional Lumajang," jelasnya.

Imbau masyarakat tidak panik

Agus mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Lumajang.

Menurut dia, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena ketersediaan Pertalite masih terpantau aman.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik. BBM, khususnya Pertalite, masih aman. Harapan saya tidak ada pembelian yang melebihi kapasitas dan tetap normal," katanya.

Ia meminta masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian secara berlebihan justru berpotensi memperpanjang antrean dan menimbulkan kepadatan di SPBU.

"Jadi tidak perlu panik terhadap BBM yang tersedia di wilayah Kabupaten Lumajang," imbuh Agus.

Cegah penimbunan BBM

Selain mengantisipasi kemacetan, patroli Sat Samapta juga dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penimbunan BBM.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM dalam jumlah tidak wajar untuk kemudian ditimbun.

"Termasuk itu, salah satunya kita berpatroli. Kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penimbunan. Ketika ada penimbunan, bisa diproses secara pidana," tegasnya.

Agus menambahkan, berdasarkan hasil pantauan sementara pada Senin siang, antrean di SPBU Labruk Lor masih dalam kondisi terkendali.

"Untuk antrean, hasil pantauan hanya hari ini. Tidak begitu panjang dan masih terkendali," pungkasnya.

06/09/2026

Kapolres Lumajang Pimpin Patroli Skala Besar, Sasar Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas



Lumajang, (Onenewsjatim) – Polres Lumajang menggelar patroli skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026) malam.

Patroli yang merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi S.H., S.I.K., M.H.

Kapolres bahkan turun langsung memimpin patroli dengan mengendarai sepeda motor bersama personel gabungan.

Patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, termasuk titik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya warga pada malam hari.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kriminalitas, gangguan keamanan serta aksi balap liar yang masih menjadi keluhan masyarakat.

"Pada malam hari ini, Polres Lumajang akan melaksanakan kegiatan patroli skala besar, kegiatan rutin yang ditingkatkan," kata AKBP Riki Yariandi.

Menurut dia, personel akan menyisir sejumlah wilayah yang dianggap rawan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

"Kita akan menyisir ke beberapa tempat atau daerah-daerah yang diketahui rawan," ujarnya.

Selain melakukan patroli, polisi juga berhenti di sejumlah titik yang sering digunakan sebagai lokasi nongkrong masyarakat.

Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas.

Polisi juga memberikan perhatian khusus terhadap kendaraan yang diduga digunakan untuk aksi balap liar.

"Kita berhenti di tempat-tempat yang cukup rawan dan sering dilakukan tempat-tempat nongkrong, sehingga kita lakukan pemeriksaan dan edukasi, serta melakukan penindakan yang tegas dan humanis terhadap para pelaku balap liar," jelasnya.

Sasar Motor Spek Tak Sesuai

AKBP Riki mengatakan, kendaraan yang menjadi sasaran pemeriksaan antara lain sepeda motor dengan spesifikasi yang tidak sesuai standar serta menggunakan knalpot brong.

Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kendaraan tersebut tidak digunakan untuk mengganggu ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hari.

"Sasarannya kepada motor-motor yang terlihat speknya tidak sesuai, dan terlihat menggunakan knalpot brong," katanya.

Untuk mengantisipasi adanya kendaraan yang diamankan dalam kegiatan tersebut, Polres Lumajang juga menyiapkan tim sapu bersih.

Tim tersebut dilengkapi kendaraan truk yang digunakan untuk mengangkut sepeda motor hasil penindakan apabila ditemukan pelanggaran.

"Kita juga menyiapkan tim sapu bersih, truk yang digunakan untuk mengangkut kendaraan balap liar," ujar Riki.

Kapolres menegaskan, patroli skala besar tersebut merupakan bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran, polisi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya kriminalitas dan gangguan kamtibmas.

"Kehadiran kita, Polres Lumajang, mudah-mudahan bisa berdampak positif kepada masyarakat, karena banyak juga masyarakat yang mengeluhkan, merasakan bahwa masih terjadi balap liar," ungkapnya.

Riki berharap kegiatan patroli dan penindakan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menekan angka kriminalitas serta aksi balap liar di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

"Mudah-mudahan kita terus menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Lumajang. Mari, sama-sama kita menjaga situasi kamtibmas di Polres Lumajang, tetap aman, tertib dan kondusif," pungkasnya.(imam) 



03/09/2026

Dorong Warga Makin Tertib, Polda Jatim Asistensi Kampung Tertib Lalu Lintas di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pelanggar.

Edukasi dan pembinaan hingga tingkat lingkungan permukiman juga dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan saat berkendara.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan asistensi Kampung Tertib Lalu Lintas yang digelar Tim Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jawa Timur di Perumahan Amanda Regency, Kabupaten Lumajang, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin AKP Yulita Rakhmawati, SH., MM., bersama Ba Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim.

Tim Polda Jatim melakukan edukasi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan Kampung Tertib Lalu Lintas di lingkungan Perumahan Amanda Regency.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Satlantas Polres Lumajang, Ketua RT Perumahan Amanda Regency, serta petugas keamanan perumahan.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, Kampung Tertib Lalu Lintas diharapkan tidak berhenti sebagai program seremonial.

Menurutnya, program tersebut harus mampu mendorong terbentuknya kebiasaan masyarakat untuk tertib dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

"Melalui kegiatan asistensi ini, kami melakukan edukasi sekaligus evaluasi bersama agar Kampung Tertib Lalu Lintas dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Bayu.

Kesadaran Lalu Lintas Dimulai dari Lingkungan

Bayu menilai, kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas perlu dibangun secara bersama-sama.

Kepolisian, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri. Peran pengurus lingkungan, petugas keamanan, hingga warga sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

"Edukasi lalu lintas sejak dari lingkungan permukiman menjadi salah satu langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan," ujarnya.

Ia berharap keberadaan Kampung Tertib Lalu Lintas dapat menjadi sarana untuk membiasakan masyarakat menerapkan aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor, mematuhi rambu dan marka jalan, hingga mengutamakan keselamatan ketika berkendara.

"Harapannya masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas, mulai dari penggunaan helm, mematuhi rambu dan marka, hingga mengutamakan keselamatan saat berkendara," kata Bayu.

Dievaluasi agar Berjalan Optimal

Dalam asistensi tersebut, Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Kampung Tertib Lalu Lintas di Perumahan Amanda Regency.

Evaluasi dilakukan sebagai bahan perbaikan agar penerapan tertib lalu lintas di lingkungan perumahan dapat berjalan lebih optimal.

Bayu mengatakan, pembinaan semacam ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Lumajang.

Satlantas Polres Lumajang, lanjut dia, akan terus mendorong kegiatan edukasi dan pembinaan lalu lintas yang melibatkan masyarakat.

"Yang paling penting adalah bagaimana kesadaran masyarakat tumbuh dan menjadi kebiasaan. Dengan tertib berlalu lintas, kita bersama-sama dapat menekan pelanggaran dan mengurangi fatalitas korban kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.(imam) 

Satlantas Lumajang Sosialisasikan Jam Operasional Truk, Dilarang Melintas Pukul 06.00-08.00 WIB


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang mengintensifkan sosialisasi tertib berlalu lintas sekaligus pembatasan jam operasional kendaraan angkutan barang di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sosialisasi tersebut salah satunya dilakukan di wilayah Kecamatan Candipuro dan Pasirian.

Petugas menyampaikan imbauan kepada para pengemudi truk roda enam (R6), dump truck, maupun kendaraan dengan muatan besar agar tidak beroperasi pada pukul 06.00-08.00 WIB.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), terutama saat aktivitas masyarakat dan pelajar meningkat pada pagi hari.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, pembatasan tersebut diberlakukan karena pukul 06.00-08.00 WIB merupakan waktu padat aktivitas masyarakat di jalan raya.

"Jam 06.00 sampai 08.00 kami mengharapkan kendaraan angkutan barang untuk tidak beroperasional," kata Bayu, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, pada jam tersebut masyarakat mulai berangkat bekerja, sedangkan para pelajar juga melakukan perjalanan menuju sekolah. Kondisi itu membuat arus lalu lintas menjadi lebih ramai.

"Karena pada pukul 06.00-08.00 itu ramai-ramainya masyarakat berada di tempat kerja maupun sekolah, berangkat bekerja, atau kegiatan-kegiatan yang sekiranya menggunakan jalur lalu lintas," ujarnya.

Bayu mengatakan, kendaraan angkutan barang dengan ukuran dan muatan besar membutuhkan ruang gerak lebih luas sehingga berpotensi menghambat arus lalu lintas ketika beroperasi pada jam sibuk.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta para pengemudi untuk mengatur waktu perjalanan. Kendaraan angkutan barang diharapkan baru kembali beroperasi setelah pukul 08.00 WIB.

"Kemarin kami imbau untuk di luar, di atas jam 08.00 pagi, baru bisa beroperasional," jelasnya.

Satlantas Polres Lumajang telah memberikan sosialisasi kepada para pengemudi sebagai langkah awal sebelum pemberlakuan penindakan. Imbauan tersebut juga dilakukan di wilayah hukum Polsek Candipuro dan Pasirian.

Bayu menegaskan, Rabu (2/9/2026) menjadi kesempatan terakhir bagi para pengemudi untuk mendapatkan imbauan sebelum petugas melakukan penindakan terhadap pelanggar.

"Untuk kemarin Rabu, kami terakhir memberikan imbauan kepada teman-teman driver, baik driver muatan yang besar roda enam maupun dump truck. Hari ini terakhir imbauan," ungkapnya.

Ia menegaskan, apabila setelah sosialisasi masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang beroperasi pada pukul 06.00-08.00 WIB, petugas akan melakukan tindakan sesuai prosedur.

"Apabila besok masih melaksanakan kegiatan operasional kendaraan muatan di jam 06.00 sampai jam 08.00, kami akan tindak di tempat atau kita melaksanakan penindakan sesuai SOP, yakni diberikan tindakan tilang," tegas Bayu.

Bayu mengimbau seluruh pengemudi dan pemilik kendaraan angkutan barang untuk mematuhi pembatasan jam operasional tersebut. Pengusaha angkutan juga diminta mengatur jadwal perjalanan agar kendaraan tidak melintas pada waktu yang telah ditentukan.

"Yang kami harapkan kepada sopir truk, baik R6, dump truck maupun kendaraan bermuatan besar, untuk tidak beroperasional pada pukul 06.00 sampai 08.00 WIB," pungkasnya.

Satlantas Polres Lumajang berharap sosialisasi dan pembatasan jam operasional tersebut dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan lancar, khususnya pada jam keberangkatan masyarakat dan pelajar.

28/08/2026

Kapolres Lumajang Ajak Media Perkuat Kolaborasi Jaga Kamtibmas


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Polres Lumajang terus memperkuat kemitraan dan komunikasi dengan media massa sebagai bagian dari upaya membangun keterbukaan informasi publik yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi saat kegiatan "Ngopdulk" (Ngopi Dulu) bersama wartawan Lumajang di salah satu kafe di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).

Riki mengatakan, media memiliki peran penting dalam mengawal situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lumajang.

Menurut dia, kerja sama antara kepolisian dan media juga menjadi bagian penting dalam membangun serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

"Teman-teman media cukup berperan penting dalam mengawasi dan mengawal, khususnya situasi kamtibmas di Kabupaten Lumajang," kata Riki.

Ia menyebut indeks kepercayaan publik terhadap Polri saat ini berada di atas 70 persen. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kinerja kepolisian yang turut didukung pemberitaan media.

"Alhamdulillah indeks kepercayaan publiknya di atas 70 persen. Dengan kinerja dan pencapaian tugas yang didukung oleh rekan-rekan media, indeks kepercayaan publik dari tahun ke tahun semakin meningkat," ujarnya.

Riki menilai kontribusi media dalam menyampaikan informasi mengenai kinerja kepolisian kepada masyarakat sangat penting.

Dengan pemberitaan yang informatif dan bertanggung jawab, masyarakat dapat mengetahui berbagai upaya Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan di tengah masyarakat.

"Ini merupakan kontribusi yang baik dari teman-teman media sehingga sampai saat ini Polri bisa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa nyaman, aman dan kondusif," katanya.

Polri Tak Bisa Bekerja Sendiri

Dalam kesempatan tersebut, Riki juga meminta dukungan dan kerja sama wartawan dalam menyampaikan berbagai informasi mengenai kegiatan maupun kinerja kepolisian.

Ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Saya bukan Superman, kami tidak bisa bekerja sendiri. Saya selalu meng-endorse teman-teman, khususnya bidang humas, agar ketika ada berita-berita yang perlu diangkat untuk meningkatkan kepercayaan publik, kita berkolaborasi dengan rekan-rekan media," tutur Riki.

Menurut dia, keterbukaan komunikasi antara kepolisian dan media perlu terus dibangun. Wartawan juga dipersilakan menyampaikan informasi maupun melakukan konfirmasi terkait berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepolisian.

"Kami sangat terbuka, welcome. Jika ada hal-hal penting, kita sinergikan dan kolaborasikan berkaitan dengan pemberitaan-pemberitaan tentang kepolisian," ucapnya.

Media Sahabat Polri

Riki menegaskan bahwa hubungan antara Polri dan media merupakan kemitraan yang harus terus dijaga.

Ia bahkan menyebut wartawan dan media sebagai sahabat Polri dalam menjalankan tugas memberikan informasi kepada masyarakat.

"Saya selalu memberikan wejangan kepada teman-teman bahwa wartawan dan media adalah sahabat. Media adalah sahabat Polri sampai kapan pun," katanya.

Riki juga menilai kaderisasi di lingkungan kepolisian dan dunia jurnalistik perlu terus dilakukan agar kedua institusi dapat mengikuti perkembangan zaman, termasuk perubahan pola kejahatan dan dinamika sosial masyarakat.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan informasi turut memengaruhi pola kehidupan masyarakat sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam menjaga kamtibmas.

Karena itu, kepolisian perlu mengetahui berbagai tren yang berkembang di masyarakat agar dapat mengambil langkah pencegahan dan penanganan secara tepat.

"Kejahatan itu bagian dari kehidupan. Ketika ada kejahatan, Polri harus hadir dan harus tahu tren perkembangan saat ini, sehingga kita tahu hal-hal apa yang perlu kita tindak. Di sini rekan-rekan media juga dapat membantu," jelasnya.

Riki berharap sinergi antara Polres Lumajang dan media dapat terus diperkuat sehingga keduanya dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Insyaallah kita bisa bekerja sama dan beriringan untuk sama-sama memberikan kontribusi nyata kepada bangsa dan warga. Saya harapkan dengan kolaborasi dan sinergi ini kita bisa membangun Lumajang menjadi masyarakat yang beragam dan memberikan manfaat serta kehadiran Polri, khususnya Polres Lumajang," pungkasnya.

27/08/2026

Temui Dandim 0821, Kapolres Lumajang Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi TNI-Polri


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi S.H., S.I.K., M.H. bersilaturahmi ke Markas Kodim 0821/Lumajang, Rabu (26/8/2026) siang.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal AKBP Riki Yariandi setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Lumajang. Silaturahmi dilakukan untuk membangun komunikasi dengan jajaran TNI sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

Kedatangan Kapolres Lumajang disambut langsung Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.I.P., M.I.P. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan membahas sejumlah hal strategis terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lumajang.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan membahas peningkatan koordinasi TNI-Polri dalam mengantisipasi potensi kerawanan sosial, pengamanan berbagai agenda daerah, serta pemeliharaan situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upayanya membangun komunikasi dan silaturahmi dengan jajaran TNI setelah mendapat amanah memimpin Polres Lumajang.

"Sebagai Kapolres yang baru, tentunya saya perlu membangun komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh unsur Forkopimda, khususnya dengan Dandim 0821 beserta jajaran. Kami ingin terus memperkuat sinergitas yang selama ini sudah terjalin dengan baik," kata Riki.

Menurut Riki, hubungan harmonis antara TNI dan Polri menjadi salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.

"Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Kodim 0821. Harapannya, komunikasi dan koordinasi yang baik ini dapat terus terjaga, sehingga setiap persoalan di wilayah dapat kita hadapi bersama dan kehadiran TNI-Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelasnya. 

Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengapresiasi kunjungan Kapolres Lumajang yang baru tersebut.

Anton menyebut, silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat koordinasi antara Kodim 0821/Lumajang dan Polres Lumajang.

"Kami menyambut baik kunjungan Kapolres Lumajang. Ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Kodim 0821 dengan Polres Lumajang," kata Anton.

Ia menegaskan, soliditas TNI-Polri dibutuhkan tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung berbagai program pemerintah serta membantu masyarakat.

"Dengan sinergitas yang kuat, kita dapat bersama-sama menjaga Kabupaten Lumajang tetap aman dan kondusif. Kodim 0821 siap berkolaborasi dengan Polres Lumajang dalam setiap kegiatan yang menyangkut kepentingan masyarakat," ujarnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama jajaran TNI dan Polri di Lumajang untuk terus berdiri berdampingan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta rasa aman kepada masyarakat.

24/08/2026

Polres Lumajang Edukasi Pelajar soal Bahaya AI dan Tertib Lalu Lintas di Dua Sekolah


Lumajang, (Onenewsjatim)– Polres Lumajang, Jawa Timur, memperluas edukasi literasi digital kepada kalangan pelajar melalui program PAHAM AI (Pencegahan, Kesadaran, dan Akses Aman terhadap Kecerdasan Buatan).

Edukasi tersebut digelar Satuan Binmas (Satbinmas) bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang di SMKN Rowokangkung dan SMAN Jatiroto, Senin (24/8/2026).

Kegiatan diikuti para siswa dan guru. Materi yang disampaikan tidak hanya mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), tetapi juga menyangkut ancaman kejahatan siber serta keselamatan berlalu lintas.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Satbinmas mengingatkan pelajar agar menggunakan teknologi AI secara bijak dan bertanggung jawab.

Pelajar juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran informasi palsu atau hoaks, manipulasi konten digital seperti deepfake, hingga pentingnya menjaga keamanan data pribadi.

Sementara itu, personel Satlantas memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, khususnya bagi pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, edukasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan pelajar menghadapi perkembangan teknologi sekaligus menumbuhkan kesadaran mengenai keselamatan di jalan raya.

"Perkembangan teknologi kecerdasan buatan tidak hanya dirasakan di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah kecamatan. Oleh karena itu, Polres Lumajang berkomitmen menyasar sekolah-sekolah seperti SMKN Rowokangkung dan SMAN Jatiroto," kata Suprapto.

Menurut dia, pemahaman mengenai penggunaan teknologi secara aman penting diberikan kepada pelajar. Sebab, perkembangan AI juga diikuti dengan munculnya berbagai potensi penyalahgunaan di ruang digital.

"Para pelajar diharapkan memiliki kewaspadaan digital yang setara dan tidak mudah terjerat dampak negatif AI," ujarnya.

Pelajar Diminta Bijak Bermedia Sosial

Suprapto menambahkan, pelajar merupakan kelompok yang cukup aktif menggunakan teknologi dan media sosial. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan untuk memilah informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Selain persoalan ruang digital, polisi juga menaruh perhatian terhadap keselamatan pelajar saat berkendara.

"Para siswa di SMKN Rowokangkung dan SMAN Jatiroto ini adalah calon pemimpin masa depan. Melalui edukasi PAHAM AI yang dipadukan dengan sosialisasi tertib lalu lintas, kami berharap lahir generasi cerdas digital yang tidak hanya kritis dalam menyaring informasi, tetapi juga disiplin dan mengutamakan keselamatan saat berkendara," katanya.

Ia berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Polres Lumajang juga mengapresiasi pihak sekolah yang mendukung kegiatan tersebut. Edukasi serupa, kata Suprapto, akan terus dilakukan di sejumlah lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Lumajang.

"Sinergi yang baik antara Polres Lumajang dan pihak sekolah menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Kami akan terus hadir secara konsisten di lembaga-lembaga pendidikan lainnya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bijak bermedia sosial, dan tertib berlalu lintas," pungkasnya. 

Polres Lumajang Tekuk PKDI 2-1, Kapolres AKBP Riki Ikut Cetak Gol


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pertandingan sepak bola persahabatan antara Polres Lumajang dan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Lumajang berlangsung sengit di Stadion Semeru, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Minggu (23/8/2026) malam.

Laga yang dikemas sebagai ajang silaturahmi tersebut berakhir dengan kemenangan Polres Lumajang. Tim yang diperkuat Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi itu menundukkan PKDI dengan skor 2-1.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak menit awal. Kedua kesebelasan saling melancarkan serangan dan berusaha menciptakan peluang di depan gawang.

Polres Lumajang mendapat kesempatan emas setelah wasit menunjuk titik putih menyusul bola yang mengenai tangan pemain PKDI di dalam kotak penalti.

Eksekusi penalti sempat ditepis penjaga gawang PKDI. Namun bola muntah langsung disambar AKBP Riki Yariandi dengan tendangan keras yang mengarah ke gawang.

Gol tersebut membawa Polres Lumajang unggul 1-0.

Keunggulan itu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Polres Lumajang terus memberikan tekanan, sementara PKDI berusaha membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Tekanan Polres Lumajang akhirnya kembali membuahkan hasil. Sebuah tendangan keras pemain Polres Lumajang yang menerima umpan dari rekannya berhasil menembus gawang PKDI.

Skor berubah menjadi 2-0.

PKDI tak menyerah. Tim yang diperkuat para kepala desa tersebut meningkatkan tekanan dan mendapatkan peluang melalui tendangan bebas.

Eksekusi bola mati itu berhasil menjebol gawang Polres Lumajang sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Pada menit-menit akhir pertandingan, PKDI terus berupaya menyamakan kedudukan. Namun solidnya pertahanan Polres Lumajang membuat sejumlah serangan berhasil diredam.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, pertandingan tersebut tidak semata-mata digelar untuk mencari kemenangan. Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan para kepala desa.

“Yang paling utama bukan soal menang atau kalah. Pertandingan ini menjadi sarana silaturahmi, mempererat persahabatan, sekaligus membangun kebersamaan dan sportivitas,” kata Riki.

Dia menambahkan, hubungan yang baik antara kepolisian dan pemerintah desa penting untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Lumajang.

“Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi dan sinergitas dapat terus terjalin. Kita ingin hubungan antara Polres Lumajang dengan para kepala desa semakin solid,” ujarnya.

Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Meski kedua tim tampil kompetitif di lapangan, sportivitas tetap menjadi bagian utama hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan 2-1 tersebut pun ditutup dengan suasana kebersamaan antara jajaran Polres Lumajang dan para kepala desa yang tergabung dalam PKDI Kabupaten Lumajang. (Imam) 

22/08/2026

Kapolres Lumajang Sambangi Tiga Tokoh Keagamaan, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi S.H., S.I.K., M.H. memperkuat komunikasi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Lumajang.

Pada Kamis (20/8/2026), Riki melakukan silaturahmi ke tiga tempat, yakni Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lumajang, Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, serta Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang.

Rangkaian kunjungan tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergitas antara kepolisian dengan ulama, tokoh agama, dan organisasi keagamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di Kantor PDM Lumajang, Riki disambut Ketua PDM Kabupaten Lumajang dr. Halimi Maksum, M.MRS., bersama jajaran pengurus.

Sementara di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Kapolres bertemu langsung dengan pengasuh pesantren K.H. M. Husni Zuhri.

Adapun di Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin, Riki bersilaturahmi dengan Ketua PCNU Kabupaten Lumajang Dr. KH. Muhammad Darwis, M.Pd.I., yang akrab disapa Gus Darwis.

Minta Doa Restu dan Dukungan

Riki mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan langkah awal untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat setelah dirinya dipercaya memimpin Polres Lumajang.

Menurut dia, keberadaan ulama, tokoh agama, pesantren, dan organisasi keagamaan mempunyai peran penting dalam membantu kepolisian menjaga kondusivitas wilayah.

"Saya sebagai Kapolres Lumajang yang baru tentunya ingin memperkenalkan diri sekaligus memohon doa restu, nasihat, dan dukungan dari para tokoh agama," kata Riki.

Ia menegaskan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami tentu sangat membutuhkan dukungan dan peran serta seluruh elemen masyarakat. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas," ujarnya.

Riki berharap komunikasi dengan para ulama dan organisasi keagamaan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi dapat dilanjutkan melalui kerja sama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di masyarakat.

"Kami berharap sinergitas ini terus terjalin dengan baik. Dibutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama, tokoh agama, dan masyarakat," katanya.

Bahas Hoaks dan Intoleransi

Dalam pertemuan dengan PDM, PCNU, dan pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, sejumlah persoalan sosial turut menjadi bahan pembahasan.

Salah satunya mengenai penyebaran informasi palsu atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Riki mengatakan, perkembangan teknologi dan media sosial membuat informasi dapat menyebar dengan cepat. Karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

"Kita bersama-sama harus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Termasuk bagaimana kita bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan," jelasnya.

Selain hoaks, Riki juga menyoroti pentingnya mencegah berkembangnya paham intoleransi yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.

Menurutnya, tokoh agama memiliki posisi strategis karena pesan-pesan yang disampaikan melalui ulama dan tokoh agama dapat lebih mudah diterima masyarakat.

"Tokoh agama mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi yang baik agar bersama-sama menjaga Lumajang tetap aman dan kondusif," tutur Riki.

Pesantren Dinilai Punya Peran Strategis

Riki juga menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.

Selain memberikan pendidikan agama, pesantren dinilai menjadi salah satu tempat untuk menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan kecintaan terhadap bangsa.

"Kami berharap para ulama dan pesantren terus menjadi mitra strategis kepolisian. Pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan oleh para kiai tentu sangat berarti bagi masyarakat," imbuhnya.

Saat berada di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Riki juga meminta doa restu kepada K.H. M. Husni Zuhri agar dirinya bersama seluruh jajaran Polres Lumajang diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas.

Sebagai Kapolres yang baru, kami mohon doa restu dan dukungan dari para kiai. Semoga kami bersama seluruh jajaran Polres Lumajang diberikan kelancaran dan kekuatan dalam menjalankan amanah menjaga keamanan masyarakat," katanya.

Riki kemudian mengajak para santri dan masyarakat untuk ikut menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para santri, untuk ikut menjaga kondusivitas. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum tentu benar dan jangan mudah terprovokasi," ucapnya.

PDM, PCNU, dan Pesantren Siap Bersinergi

Kapolres silaturahmi dengan Ketua PDM Kabupaten Lumajang dr. Halimi Maksum

Ketua PDM Kabupaten Lumajang dr. Halimi Maksum, M.MRS., menyambut baik silaturahmi yang dilakukan Kapolres Lumajang.

Menurut Halimi, komunikasi antara kepolisian dan organisasi masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

"Kami menyambut baik silaturahmi Kapolres Lumajang ke PDM. Ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Muhammadiyah dengan Polres Lumajang," ujar Halimi.

Ia menegaskan, Muhammadiyah siap mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas Kabupaten Lumajang.

"Prinsipnya kami siap bersinergi dan mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas Kabupaten Lumajang," imbuhnya.

Halimi juga menilai persoalan hoaks dan intoleransi perlu menjadi perhatian bersama agar perbedaan tidak berkembang menjadi sumber konflik.

Kapolres Lumajang silaturahmi K.H. M. Husni Zuhri

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum K.H. M. Husni Zuhri mengatakan, silaturahmi antara kepolisian dengan ulama merupakan langkah positif untuk mempererat hubungan dalam menjaga keamanan daerah.

"Kami menyambut baik kedatangan Bapak Kapolres Lumajang. Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan pesantren dan para ulama," ujar K.H. M. Husni Zuhri.

Ia menegaskan, pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga mempunyai tanggung jawab moral untuk ikut menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian masyarakat.

"Kami dari pesantren tentu mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Para santri juga kami arahkan untuk ikut menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di masyarakat," katanya.

PCNU: Komunikasi Harus Terus Dibangun

Kapolres Lumajang silaturahmi Gus Darwis

Ketua PCNU Kabupaten Lumajang Dr. KH. Muhammad Darwis, M.Pd.I., atau Gus Darwis, juga menyambut baik kunjungan Kapolres Lumajang.

Menurut Gus Darwis, keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama sehingga komunikasi antara kepolisian, ulama, dan masyarakat perlu terus diperkuat.

"Kami menyambut baik kedatangan Bapak Kapolres Lumajang. Ini merupakan silaturahmi yang sangat baik untuk membangun komunikasi dan sinergitas antara kepolisian dengan ulama serta warga Nahdliyin," ujar Gus Darwis.

Ia memastikan PCNU Kabupaten Lumajang siap mendukung tugas kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Kami tentu mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lumajang. Ulama dan masyarakat harus ikut berperan menjaga persatuan serta memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat," katanya.

Gus Darwis berharap komunikasi antara ulama, aparat keamanan, dan masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan.

"Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti di sini. Komunikasi dan sinergitas harus terus dibangun. Kalau ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat bisa berjalan bersama, insyaallah Lumajang akan semakin kondusif," pungkasnya. (Imam) 



21/08/2026

Tekan Kecelakaan, Satlantas Polres Lumajang Bagikan Brosur ke Sopir Truk


Lumajang, (Onenewsjatim) 
- Satlantas Polres Lumajang terus melakukan upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya dengan memberikan edukasi keselamatan kepada pengemudi kendaraan angkutan barang.

Aksi simpatik itu dilakukan personel Satlantas Polres Lumajang di kawasan Timbangan Klakah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Kamis (20/8/2026).

Petugas menghentikan sejumlah kendaraan yang melintas, terutama truk angkutan barang. Para sopir kemudian diberikan brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas dan pesan keselamatan berkendara.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan.

"Edukasi dan imbauan keselamatan ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meminimalisir fatalitas korban apabila terjadi kecelakaan," kata Bayu.

Menurutnya, kendaraan angkutan barang menjadi salah satu sasaran sosialisasi karena memiliki dimensi dan karakteristik yang berbeda dengan kendaraan kecil. Pengemudi truk dinilai perlu memiliki kewaspadaan lebih saat melintas di jalan raya.

Petugas mengingatkan pengemudi agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum berangkat. Sopir juga diminta tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk maupun menggunakan telepon seluler saat berkendara.

Selain itu, pengemudi wajib mematuhi rambu dan marka jalan serta memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

"Khusus kendaraan angkutan barang, kami juga mengingatkan agar tidak membawa muatan secara berlebihan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujarnya.

Bayu menegaskan, keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi. Menurutnya, seluruh pengguna jalan memiliki peran dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

"Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, untuk bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jangan sampai kelalaian di jalan berujung pada kecelakaan dan menimbulkan korban," katanya.

Satlantas Polres Lumajang, lanjut Bayu, akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis melalui kegiatan edukasi serta sosialisasi di sejumlah jalur yang ramai dilalui masyarakat dan kendaraan angkutan barang.

"Tujuan akhirnya adalah terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang," pungkasnya. (Imam) 

20/08/2026

Kapolres Lumajang dan FKUB Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Antarumat Beragama


Lumajang, (Onenewsjatim)
— Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H. menerima audiensi dan silaturahmi pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lumajang di Lobby Polres Lumajang, Rabu (19/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara kepolisian dan FKUB dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lumajang.

Dalam audiensi itu, pengurus FKUB menyampaikan bahwa kondisi kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lumajang hingga saat ini berjalan harmonis dan kondusif.

Kapolres Lumajang mengatakan, kondisi tersebut perlu terus dipertahankan melalui komunikasi dan sinergi antara kepolisian, FKUB, pemerintah daerah, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya.

"Kerukunan antarumat beragama merupakan modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Lumajang. Karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan FKUB harus terus diperkuat," ujar Riki.

Menurut dia, sinergi tersebut juga penting untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat, termasuk konflik yang berkaitan dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Riki menekankan pentingnya penyelesaian persoalan secara cepat melalui komunikasi terbuka sebelum berkembang menjadi konflik.

"Deteksi dini sangat penting. Setiap potensi persoalan harus bisa dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama sebelum berkembang menjadi konflik," katanya.

Selain menjaga komunikasi lintas agama, Riki mengajak FKUB untuk terus berperan sebagai jembatan komunikasi antarumat beragama di Kabupaten Lumajang.

FKUB juga diharapkan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya toleransi, persatuan, dan sikap saling menghormati di tengah keberagaman.

"Kami mengajak FKUB untuk terus menjadi jembatan komunikasi antarumat beragama serta bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan sinergi yang baik, kita harapkan Lumajang tetap menjadi daerah yang damai, aman, dan toleran," pungkasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi Polres Lumajang dan FKUB dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mempertahankan kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati.


Kapolres Lumajang Ajak PMII Tangkal Hoaks dan Jaga Kamtibmas


Lumajang, (Onenewsjatim)
— Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengajak mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lumajang untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks.

Ajakan tersebut disampaikan Riki saat menerima audiensi dan silaturahmi jajaran PC PMII Lumajang di Lobi Mapolres Lumajang, Rabu (19/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Riki didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang. Audiensi menjadi momentum untuk mempererat komunikasi sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru PC PMII Lumajang.

Ketua PC PMII Lumajang turut menyampaikan sejumlah gagasan dan pandangan mengenai persoalan sosial, kepemudaan, serta situasi kamtibmas di Kabupaten Lumajang.

Riki mengatakan, mahasiswa dan organisasi kepemudaan memiliki posisi penting dalam membantu menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Menurut dia, mahasiswa juga dapat menjadi mitra kritis bagi kepolisian dalam menyampaikan aspirasi serta mengawal berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

"Kami sangat terbuka terhadap ruang dialog dan aspirasi dari mahasiswa. PMII merupakan mitra strategis yang bisa bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Lumajang," ujar Riki.

Ajak mahasiswa bijak bermedia sosial

Riki juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang kebenarannya belum terverifikasi.

Menurutnya, penyebaran informasi palsu dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi kamtibmas.

"Mahasiswa dan pemuda harus ikut berperan menangkal berita bohong atau hoaks. Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," katanya.

Ia berharap mahasiswa dapat menjadi bagian dari masyarakat yang mampu memilah informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Selain persoalan hoaks, Riki mendorong mahasiswa untuk terus berperan dalam mengawal pembangunan daerah melalui kritik dan masukan yang konstruktif.

"Kami berharap mahasiswa dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memberikan kritik dan masukan yang konstruktif terhadap pembangunan daerah," tutur Riki.

Perkuat sinergi Polri dan mahasiswa

Audiensi tersebut juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab antara jajaran Polres Lumajang dan pengurus PC PMII Lumajang.

Sejumlah hal dibahas, termasuk penguatan sinergi dalam kegiatan kepemudaan serta upaya bersama menjaga kamtibmas di Kabupaten Lumajang.

Riki berharap komunikasi antara Polres Lumajang dan PC PMII dapat terus terjalin.

Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan sosial maupun kepemudaan diharapkan dapat dibahas bersama sehingga menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap sinergi dan komunikasi ini terus berjalan. Berbagai persoalan yang muncul bisa kita diskusikan secara terbuka dan bersama-sama mencari solusi terbaik," kata Riki. (Imam) 


17/08/2026

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Lumajang Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih di Alun-Alun


Lumajang, (Onenewsjatim)
— Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diwujudkan Polres Lumajang dengan turun langsung menyapa masyarakat di jalan.

Puluhan personel Polres Lumajang membagikan ratusan bendera Merah Putih kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di kawasan Alun-Alun Lumajang, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB, sesaat setelah pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Lumajang.

Bendera berukuran kecil itu dibagikan kepada pengendara untuk dipasang pada kendaraan, baik di bagian spion sepeda motor maupun kaca mobil.

Sejumlah pengendara terlihat antusias menerima bendera yang diberikan personel kepolisian. Bahkan, beberapa di antaranya langsung memasang bendera Merah Putih pada kendaraannya.

Ajak masyarakat tumbuhkan nasionalisme

Kapolres Lumajang AKBP Riky Yariandi melalui Kasubsi Pidum Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, pembagian bendera tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

“Pembagian bendera Merah Putih ini sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dan tumbuhkan,” kata Suprapto.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak sekadar membagikan bendera. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga.

“Selain menyemarakkan kemerdekaan, kegiatan ini menjadi momentum bagi personel untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri dapat dirasakan secara dekat oleh masyarakat,” ujarnya.

Merah Putih simbol persatuan

Suprapto berharap semangat memperingati kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan pembagian bendera.

Masyarakat, kata dia, diharapkan terus mengibarkan Merah Putih di lingkungan tempat tinggal maupun memasangnya pada kendaraan selama momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Merah Putih bukan sekadar bendera, tetapi simbol persatuan dan perjuangan bangsa. Mari bersama-sama kita semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh semangat dan rasa cinta Tanah Air,” pungkasnya.

Pembagian bendera tersebut sekaligus menjadi bentuk pendekatan humanis Polres Lumajang kepada masyarakat.

Di tengah aktivitas lalu lintas di kawasan Alun-Alun Lumajang, personel kepolisian tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menyapa masyarakat sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga semangat persatuan dan nasionalisme.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved